Senin, 28 Maret 2011

kerusakan pada kulkas (lemari es)

MEDIA YULIANTON

ELEKTRO FT UNP

BAB I

PENDAHULUAN

Mesin pendingin adalah mesin yang digunakan untuk membuat makanan/ bahan makanan dalam keadaan dingin dan atau beku. Makanan bisa bertahan lama, karena dalam keadaan dingin/beku akan menghambat/menghentikan aktivitas bakteri. Karena kemampuannya itu, mesin pendingin, yaitu kulkas dan freezer banyak digunakan di lingkungan rumah tangga dan industri.

Dalam rumah tangga peralatan seperti kulkas sangat diperlukan untuk penyimpanan dan pengawetan bahan bahan untuk rumah tangga, seperti sayur, sambal , lauk pauk bahkan nasi supaya bahan tersebut tidak basi, sehingga tidak bisa dipakai. Tidak hanya cakupan penggunaan kulkas pada rumah tangga saja, tapi banyak juga dipakai pada toko es, bahkan pada kantor kantor.

Lemari es atau kulkas dalam arti yang sempit diartikan sebagai alat pendingin bahan bahan makanan, tapi dalam pendinginan tersebut tidak hanya langsung bisa mendinginkan suatu bahan bahan makanan saja, tapi melalui tahap atau proses proses yang panjang dan berlangsung secara kontiniu atau secara berkelanjutan. Dalam proses yang berkelnjutan tersebut tentu ada yang mengalami kendala kendala yang kecil dan bahkan bahkan kendala itu bisa mengakibatkan lemari es tidak berfungsi dengan baik atau tidak dingin.

Dalam makalah ini akan dibahas tentang kemungkinan kerusakan dan cara perbaikan dari lemari es tersebut. Suatu kerusakan itu tentu mengalami penyebab dan penyebab itu apakah bisa diatasi dan bahkan harus diganti dengan yang baru,dan yang paling penting dalam menangani kerusakan dalam lemari es atau kulkas adalah tidak dinginnya kulkas tersebut. Untik mengetahui kenapa lemari es ini tidak dingin di makalah ini akan dicoba membahas tentang kenapa kulkas itu tidak dingin.

BAB II

PEMBAHASAN

KEMUNGKINAN KERUSAKAN DAN CARA PERBAIKAN PADA LEMARI ES/KULKAS

Bagian-bagian Utama Freezer Dan Fungsinya

Gambar Bagan kelengkapan kulkas

Prinsip kerja mesin ini menggunakan prinsip refrigerasi, yang dalam operasinya memanfaatkan proses penguapan suatu cairan yang disebut refrigerant untuk menyerap panas. Prinsip pendinginan yang diterapkan seperti halnya bila kita oleskan air ke kulit akan kita rasakan perasaan dingin. Rasa dingin ini terjadi karena terjadi penyerapan panas oleh air yang sedang menguap. Sama halnya yang terjadi bila kita oleskan alkohol pada tubuh kita.

Siklus Refrigerasi

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa cairan yang digunakan sebagai refrigerant adalah bahan-bahan yang mempunyai titik didih/penguapan yang sangat rendah. Misalnya amonia murni, freon (CFC). Misalnya amonia, bahan ini akan menguap pada suhu - 32ºC (- 27ºF). Kondisi inilah yang membuat suhu dalam ruang pendingin kulkas/freezer menjadi sangat dingin. Bahan yang digunakan untuk proses pendinginan secara umum disebut refrigerant.

Kerusakan yang mungkin terjadi

Kerusakan yg sering terjadi adalah lemari es tidak bisa menjalankan sistem nofrost, kebocoran freon dalam sistem, compressor tidak dapat start/macet. pada lemari es dua pintu atau lebih ada yg menggunakan defrost timer manual(menggunakan defrost timer dengan 4 kaki terminal). Dua kaki terminal no 1 dan 3 dihubungkan dengan power supply, no 2 dan 4 dihubungkan pada heater/pemanas dan compressor.Dan ada yg menggunakan defrost timer elektonik/pcb, biasanya type defrost timer ini berada pada lemari es tiga pintu atau empat pintu. Keberadaan defrost timer pada lemari es berbeda-beda, ada yg terletak dibelakang lemari es dekat dengan fan motor, ada yg terletak pada samping kiri dekat compressor dan ada yg berada pada bagian sisi atas lemari es.

Komponen listrik yg berada pada lemari es dua pintu adalah

1. Compressor.

2. Relay compressor, posisinya berada pada terminal compressor.

3. Overload compressor, posisinya berada pada terminal compressor.

4. Starting dan runing capasitor.

5. Thermostat, posisinya berada dibagian dalam pintu atas/bagian frezzer.

6. Fan motor, posisinya berada dibagian dalam pintu atas/bagian frezzer.

7. Defrost timer.

8. Defrost thermostat, posisinya berada dibagian dalam pintu atas menempel pada evaporator.

9. Thermofuse, posisinya berada dibagian dalam pintu atas menempel pada evaporator.

10. Heater/pemanas pada body dibelakang pintu atas.

11. Heater/pemanas pada lubang salurang pembuangan air.

12. Heater/pemanas pada evaporator, posisinya berada dibagian dalam pintu atas menempel pada evaporator.

13. Switch fan motor yang posisinya berada dibagian dalam atas dibelakang pintu atas.

14. Switch lampu yang posisinya berada dibagian dalam bawah dibelakang pintu bawah.

Kerusakan pada lemari es dua pintu atau lebih, kerusakannya sama seperti lemari es satu pintu.Lemari es tidak dingin sama sekali

· check apakah steker pada stop kontak sudah terpasang dengan benar.

· check dengan melihat lampu dalam lemari es, apakah menyala, jika tidak menyala periksa swith lampu. jika switch kondisinya bagus berarti lemari es tidak mendapatkan power suplly listrik.

· check fan motor, buka pintu bagian atas sambil menekan switch fan motor dengan jari anda. apa ada hembusan angin, jika ada fan motor dalam kondisi normal.
jika tidak ada hembusan angin, check apakah defrost timer sedang dalam kondisi defrost. selama proses defrost, compressor dan fan motor tidak akan mendapatkan aliran listrik.
check juga fan motor apakah tidak dapat berputar/macet lumasi dengan olie jika macet.

· check compressor beroperasi atau tidak? jika beroperasi, lihat pada bagian pipa-pipa disekitar compressor apakah ada kebocoran freon.

· jika ada rembesan oli disekitar compressor, berarti ada kebocoran freon.
lakukan perbaikan dengan mengelas pipa-pipa yg bocor, setelah tidak ada kebocoran pasang pentil pengisian freon, tambahkan oli compressor, lakukan vakum kemudian isi dengan freon sampai jarum tekanan pada manifold warna biru menunjukan angka 15-20 psi.

· check tekanan yg dihasilkan oleh compressor apa mampu memberikan tekanan sampai 250 psi.
jika compressor tidak beroperasi.

· check relay compressor apakah berfungsi dengan baik.

· check starting capasitor bila compressor menggunakannya.

· check overload compressor.

· check apa kabel yg menuju compressor terputus karena digigit oleh tikus.

· check defrost timer, apa mengalirkan listrik ke bagian compressor.

` Relay yg banyak dipergunakan pada compressor lemari es pintu 2 adalah relay yg berisi dengan 2 bimetal yg menjepit lingkaran mika yg berbentuk seperti uang logam.pada relay ini kerusakan yg terjadi adalah bimetal didalam relay aus atau terbakar sehingga tidak dapat menenpel pada mica.Kerusakan lain pada relay adalah mica didalam relay pecah atau retak.

Check starting capasitor dengan multitester pada posisi skala ohm x 1000 tempelkan probe tester dengan kaki-kaki yg berada pada capasitor jika jarum multitester bergerak kekanan lalu kembali lagi kekiri, berarti capasitor berkondisi baik.cara mengecek overload compressor adalah dengan multitester pada posisi skala ohm x 1 jika jarum multitester bergerak/ada tahanan berarti overload dalam kondisi baik.

Cara mengecek defrost timer adalah putar knop yg berwarna coklat searah jarum jam mendekati waktu defrost atau mendekati waktu start compressor lalu aliri listrik kaki no 1 dan 3 lalu tunggu lebih kurang 15 menit.apa terdengar bunyi perpindahan bimetal pada defrost timer dari compressor ke heater atau dari heater ke compressor.Jika defrost timer dapat memindahkan aliran listrik yg berada pada bimetal ke compressor atau sebaliknya, berarti defrost timer dalam kondisi baik.

Perawatan kulkas dan freezer

Seperti yang Anda ketahui bahwa permasalahan utama dari mesin pendingin adalah ketidakmampuan alat ini dalam mendinginkan ruang pendinginnya. Ada beberapa hal yang perlu diperiksa bila alat ini tidak beroperasi dengan baik.

1. Kondisi kompresor.

Bila kompresor tidak berjalan dengan baik maka kompresor tidak mampu mensirkulasikan refrigerant ke seluruh sistem pipa kulkas / freezer sebagaimana mestinya.Tidak ada sirkulasi refrigerant berarti tidak terjadi efek pendinginan. Bila ini terjadi maka tidak ada pilihan lain kecuali harus mengganti kompresornya. Bila kompresor beroperasi dengan baik maka perlu dilanjutkan pada langkah berikutnya.

2. Periksa kondisi refrigerantnya.

Walaupun kompresor dalam keadaan baik, kalau refrigerantnya tidak mencukupi maka pendinginannya akan kurang atau tidak ada sama sekali. Bila terjadi kekurangan refrigerant maka perlu segera diisi kembali (pemeriksaan dan pengisian harus menggunakan alat pengisian). Untuk pengisian ulang, menggunakan dasar tekanan dab suhu. Tekanan dan suhu tergantung dari jenis refrigantnya. Kalau tekanan dan suhu tetap berarti sudah penuh.

3. Bila kompresor dan refrigerant dalam kondisi normal namun alat belum dingin, maka perlu diperiksa kumparan pipa kondensor. Bila suhu pipa kondensor tetap dingin atau sama dengan suhu lingkungan maka terjadi penyumbatan pada pipa sehingga sirkulasi refrigerant tidak berjalan dengan baik atau terjadi kerusakan pada katup ekspansinya.

4. Periksa katup ekspansinya terlebih dahulu, dan bila kondisinya baik maka baru dilakukan terhadap penyumbatan yang terjadi pada pipa salurannya. Bila tidak dapat dilakukan perbaikan maka perlu penggantian pipa salurannya.

5. Bila pendinginan tidak terdistribusi seperti yang diharapkan perlu pemeriksaan terhadap blower dan saluran-saluran ventilasinya.

Pemeriksaan dan pelaporan hasil pekerjaan

Setelah dilakukan perawatan perlu dilakukan pemeriksaan atas kerja tersebut. Kondisi-kondisi yang perlu diperiksa antara lain:

1. Suara kompresor harus tetap halus (normal). Bila ada suara-suara yang aneh menunjukkan kerja kompresor masih belum bagus.

2. Kemampuan pendinginannya. Kemampuan pendinginan mesin dapat dirasakan beberapa saat setelah mesin dihidupkan. Pengecekan dapat dilakukan pada ruang pendingin dan ruang freezer. Bila ada efek pendinginan menunjukkan bahwa mesin berjalan dengan baik. Pemeriksaan tidak cukup sampai di sini, namun harus dilakukan dalam waktu yang lebih lama, kurang lebih satu jam, untuk mengetahui kemampuan pendinginan secara paripurna sehingga dapat diketahui kemampuan pembekuannya pada bagian freezernya.

3. Untuk mesin-mesin pendingin besar biasanya dilengkapi dengan indikator suhu.

4. Untuk mengetahui kerja tidaknya kontrol suhu, Anda lakukan pengesetan pada saklar termostatnya. Bila suhu mencapai harga presetnya mesin akan mati sendiri. Demikan pula ketika suhu ruang pendingin di atas harga presetnya mesin akan hidup kembali. Kontrol suhu sangat penting untuk penghematan energi. Setelah dilakukan perawatan, dan pemeriksaan kinerjanya, perlu ada catatan tentang jenis kerusakan, bagianbagian/ komponen-komponen yang diperbaiki dan diganti serta catatan tentang performa mesin pasca perawatan.

DAFTAR PUSTAKA

James priyono.2008.” kerusakan-pada-lemari-es-dua-pintu. (Online) (http://james priyono.blogspot.com) diakses 16 maret 2011.

Dunia-listrik.2010.”analisa system tenaga listrik”.(Online).( HaGe - http://dunia-listrik.blogspot.com) diakses 16 maret 2011.

sumardjati, prih. 2008. Teknik pemanfaatan tenaga listrik. Jakarta:Departemen pendidikan nasional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar