Sabtu, 12 Juni 2010

KOMPONEN INSTALASI LISTRIK

KEGIATAN BELAJAR 1
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KOMPONEN
INSTALASI LISTRIK

Lembar Informasi
Mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan komponen atau
bahan instalasi listrik merupakan pekerjaan yang mengacu pada hasil
dalam suatu perencanaan produk yang dihasilkan adalah gambar dan
analisa. Gambar adalah teknik yang diwujudkan dalam kesepakatan
simbol. Gambar dapat berupa gambar sket, gambar Perspektif, gambar
proyeksi, gambar denah serta gambar situasi. Sedangkan analisa adalah
seperangkat perhitungan yang berangkat dari perbandingan teknis. Jenis
analisa dapat berupa analisa daya listrik, analisa lingkungan/bangunan
sipil, analisa kebutuhan bahan/komponen instalasi serta uraian sebagai
pelengkap yang meliputi penjelasan tentang cara pemasangan
peralatan/bahan.
Gambar Rencana Instalasi Penerangan Rumah
Instalasi penerangan rumah yang terdiri dari 8 titik lampu dan 2
kotak kontak, denah rumah terdiri atas ruang tamu, ruang makan, 3 kamar
tidur, ruang dapur dan kamar mandi/WC. Saklar-saklar yang digunakan
terdiri dari 6 saklar tunggal untuk setiap lampu dan 1 saklar seri untuk 2
lampu yang terpasang di ruang tamu dan ruang teras depan, untuk lebih
jelasnya dapt dilihat pada Gambar 1 berikut ini.
1












375
375
375
R.Tidur R.Tidur
300
375
R.Tamu
150
WC
375
300
R.Makan Dapur
Gambar 1. Instalasi Penerangan Rumah
Dari Gambar 1 instalasi penerangan rumah diatas, pemasangan
segera dapat dilaksanakan setelah gambar rencana tersebut diajukan ke
PLN dan mendapat pengesahan. Untuk pemasangan instalasi listrik
tersebut dapat dilaksanakan oleh Instalatir atau Biro Teknik Listrik (BTL).
Disamping gambar rencana, seorang perencana Biro Teknik Listrik
atau Instalatir harus membuat analisis kebutuhan bahan -bahan instalasi
listrik yang diperlukan serta ongkos -ongkos lainnya yang nantinya akan
diajukan kepada konsumen (pelanggan)
Analisis Kebutuhan Bahan-Bahan Instalasi
Berdasarkan gambar denah rumah seperti pada Gambar 1, dapat
kita analisis kebutuhan bahan/komponen instalasi listrik antara lain :
1. 6 buah saklar tunggal, 1 buah saklar seri dan 2 buah kotak kontak.
2

2. Untuk 8 buah gantungan titik lampu diperlukan :
a. 8 buah roset.
b. 8 buah fitting.
c. 8 x 2 meter snoer pendel.
3. Saklar-saklar, kotak kontak dan roset harus dipasang pada kayu.
Jadi dibutuhkan 8 x 2 + 1 = 17 buah roset kayu.
4. Instalasi yang dipasang direncanakan sistem 1 fasa, 1 group maka
hanya dibutuhkan kotak sekering yang lengkap dari 6 Ampere.
5. Pipa PVC instalasi.
Pemasangan instalasi listrik denganpipa PVC, menurut peraturan
PUIL adalah pemasangan saklar pada dinding paling rendah 1,5
meter dari lantai, dengan demikian juga de ngan kotak kontak.
Sedangkan kotak sekering 1,7 meter dari lantai. Tinggi antara lantai
sampai plafon adalah 3,5 meter.
Jadi setiap saklar memerlukan pipa 3,5 – 1,5 = 2 meter, sehingga
untuk 6 buah saklar tunggal, 1 buah saklar seri, 2 buah kotak
kontak dan 2 buah kotak sekering dibutuhkan ( 6 + 1 + 2 + 1 ) x 2 m
= 20 m.
Pipa yang digunakan ukuran 5/8
Dalam perdagangan 1 batang
”.
pipa PVC panjangnya 4 m, sehingga diperlukan pipa PVC
sebanyak 20 : 4 = 5 batang.
6. Pada setiap ujung pipa harus dipasang
tule
, sehingga diperlukan
10 x 2 = 20
tule
.
7. 10 cm dari saklar, kotak kontak, kotak sekering harus dipasang
klem -klem. Satu batang pipa PVC memerlukan 4 klem, sehingga
dibutuhkan sebanyak 4 x 10 = 40 buah klem. Setiap klem
membutuhkan 2 buah sekrup, sehingga dibutuhkan sekrup
sebanyak 2 x 40 buah = 80 buah.
8. Menurut gambar rencana Gambar 1, dibutuhkan
percabangan/penyambungan sebanyak 16 percabangan, sehingga
dibutuhkan 16 kotak sambung.
3

9. Kabel penghantar yang diperlukan.
a. Kebel NYA, NYM biasanya dari tembaga berada dalam pipa
PVC. Untuk ini dihitung menurut panjangnya pipa PVC
ditambah untuk 10 cm pada sambungan-sambungan dari
saklar-saklar, kotak kontak dan kotak sekering.
Cara menghitung adalah sebagai berikut :
6 buah saklar = 6 x 2 x 2,1 m = 25,20 m
1 buah saklar seri = 1 x 3 x 2,1 m = 06,30 m
2 buah kotak kontak = 2 x 3 x 2,1 m = 12,60 m
1 kotak sekering = 1 x 2 x 2,1 m = 04,20 m +
Jumlah = 48,30 m
b. Menghitung kabel NYA, NYM yang dipasang diatas plafon
dengan mengukur panjang yang terdapat dalam gambar
menurut skala, ditambah dengan 10 cm pada
sambungan/percabangan. Dari pengukuran pada gambar
rencana dibutuhkan 77,50 m kabel NYA, NYM diatas plafon
dan ditambah dengan kabel-kabel yang ditarik dalam pipa :
77,50 + 48,30 = 125,80 m ditambah 10% menjadi 125,80 +
12,58 = 138,38 m
Dalam perdagangan 1 rol kabel NYA, NYM panjangnya 100
m, jadi untuk keperluan kabel tersebut dapat dibeli 1,5 rol
kabel NYA, masing masing untuk 1,5 rol warna merah, 1,5
rol warna hitam dan 1,5 rol kabel grounding (pentanahan)
warna bergaris hijau kuning.
4

Tabel 1. Estimasi Kebutuhan Bahan dan Harga.
Jumlah
No Nama Bahan Volume Satuan Harga
Satuan
Harga
1 Saklar tunggal Broco 6 buah Rp …… Rp ……
2 Saklar seri Broco 1 buah Rp …… Rp ……
3 Kotak kontak Broco 5 A, 250 V 2 buah Rp …… Rp ……
4 Kawat snoer 25 meter Rp …… Rp ……
5 Kotak sekering 1 fasa 1 group 1 buah Rp …… Rp ……
6 Pipa PVC 5/8
5 batang Rp …… Rp ……

7 Tule 20 buah Rp …… Rp ……
8 Klem Pipa PVC 5/8
80 buah Rp …… Rp ……

9 Las dop 20 dos Rp …… Rp ……
10 T-dos (smbungan) 18 buah Rp …… Rp ……
11 Sekrup kayu 4 dos Rp …… Rp ……
12 Kabel NYA/NYM 2 x 2,5 mm
2
a. merah 1,5 rol Rp …… Rp ……
b. hitam 1,5 rol Rp …… Rp ……
c. hijau kuning 1,5 rol Rp …… Rp ……
13 Biaya penyambungan 450 Rp …… Rp ……
Jumlah
Rp ……
Estimasi Tenaga Kerja dan Upah
Pemasangan instalasi listrik mengacu pada gambar rencana dan
dimana komponen/bahan-bahan akan dipasang. Pemasangan kabel listrik
dan pipa kabel dilakukan oleh tenaga kerja yang ahli dan dibantu oleh
tenaga pembantu. Untuk mengerjakan instalasi listrik tersebut diperlukan 2
orang tukang listrik dan 1 orang pelaksana selama 6 hari, dengan
perincian upah sebagai berikut :
1 orang pelaksana per hari = Rp…………; 6 hari = Rp……….
2 orang tukang listrik per hari = Rp…………; 6 hari = Rp……….+
Jumlah = Rp……….
5

Tabel 2. Format Analisis Pelaksanaan Pekerjaan
Harian/Mingguan
No Jenis Pekerjaan
I II II IV V VI
1
Memasang pipa PVC
2
Memasang kabel dalam pipa PVC
3
Memasang saklar dan kotak kontak
4
Memasang kotak sekering
5
Memasang lampu plafon dan lampu
gantung
6
Pemeriksaan dan pengujian hasil
pemasangan instalasi listrik
Biaya Perencanaan dan Adminitrasi
Ongkos perencanaan dan administrasi : Rp…………
Biaya tak terduga kira-kira 10 % : Rp…………
Keuntungan 8% -20% : Rp…………+
Jumlah : Rp…………
Lembar Latihan
Buatlah rencana anggaran biaya serta kebutuhan bahan instalasi
rumah/gedung seperti Gambar 2 meliputi :
a. Jumlah saklar
b. Jumlah stop kontak
c. Jumlah panjang kabel penghantar
d. Panel hubung bagi berikut isinya
e. Harga masing-masing kompo nen/bahan
f. Harga pemasangan pertitik
g. Biaya pelaksanaan pekerjaan
h. Biaya tenaga kerja dan upah
i. Biaya keseluruhan instalasi beserta jaringan instalasi listriknya.
6

13. 00
5. 00
4.00
4. 00
D apur
R . T i d u r
R. T i d u r
KM
R. Ta m u
R. Al a t
R . Ti d u r U ta m a
3.50
4.00
2. 50
Gambar 2. Denah Rumah Tinggal
7

KEGIATAN BELAJAR 2
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN DAN BIAYA
Lembar Informasi
Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS/BESTEK)
Menganalisis kebutuhan bahan dan biaya instalasi listrik
penerangan rumah tinggal merupakan kegiatan seorang perencana untuk
menghitung unit komponen atau bahan instalasi, pemipaan,
pengkabelan,saklar dan kotak kontak serta papan hubung bagi dengan
gambar rencana.
Pekerjaan Listrik
Pekerjaan listrik dalam instalasi meliputi pengadaan, pemasangan
instalasi listrik dan daya, pengujian, pengesahan dari semua
peralatan/material atau pengadaan dan pemasan gan peralatan/material
yang menunjang/mendukung sehingga sistem instalasi akan bekerja
dengan baik. Sistem instalasi yang dimaksud meliputi :
1. Instalasi pentanahan.
2. Pengadaan dan pemasangan instalasi kabel feeder tegangan
rendah.
3. Pengadaan dan pemasangan insatalasi panel utama dan panel
cabang.
4. Pemasangan dan pengadaan kebel di dalam maupun di luar
gedung.
5. Pemasangan dan pengadaan instalasi penerangan dan tenaga,
termasuk fixture, saklar dan kotak kontak.
8

Penggunaan Material
Semua material/bahan yang digunakan/dipasang dari jenis material
yang berkualitas terbaik dalam keadaan baru (tidak dalam keadaan rusak
atau afkir). Sesuai dengan mutu dan standar yang berlaku, baik standar
nasional maupun internasional.
Analisis Biaya Instalasi
Analisis biaya instalasi meliputi bahan instalasi, upah tenaga kerja
dan biaya tak terduga dan keuntungan. Jumlah biaya instalasi listrik mahal
dan murahnya tergantung dari jenis bahan yang digunakan, jenis
pekerjaan, ketrampilan para tenaga kerja, dan alat-alat atau bahan yan g
digunakan.
Komponen atau Bahan
Kawat penghantar listrik yang dipergunakan adalah jenis kabel
NYA, NYM dan NYY untuk kabel pentanahan. Jumlah titik-titik penerangan
pada tiap -tiap ruang disesuaikan dengan kebutuhan intensitas
penerangan dalam ruangan yang diinginkan. Dalam perhitungan jumlah
titik lampu dalam suatu ruangan ada beberapa ketentuan yang perlu
diperhatikan antara lain :
1. Luas ruangan
2. Intensitas penerangan yang dibutuhkan
3. Tinggai bidang kerja
4. Tinggi plafon
5. Luminasi lampu yang dipancarakan
9

Lembar Kerja
Alat dan Bahan
1. Komputer dan plotter program AutoCAD ...................... 1 unit
2. Penghapus ................................ ................................ ..... 1 buah
3. Rapido 0,2, 0,4, dan 0.8 ................................ ................. 1 unit
4. Kertas gambar manila/kalkir A3 ................................ .... 1 lembar
5. Meja gambar ................................ ................................ .. 1 unit
6. Mal simbol-simbol elektroteknik................................ ..... 1 buah
7. Katalog fixture lampu ................................ ..................... 1 buah
8. Katalog kabel standar PLN dan SII ................................ 1 buah
9. Katalog harga MCB................................ ........................ 1 buah
10. Katalog saklar dan kotak kontak ................................ .... 1 buah
11. Katalog lampu Philips/merk lain ................................ .... 1 buah
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1. Gunakan peralatan praktek dengan hati -hati dan benar !
2. Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lembar
kegiatan belajar !
3. Hati-hati dalam melakukan praktik !
Langkah Kerja
1. Siapkanlah alat dan bahan yang akan digunakan untuk percobaan !
2. Periksalah alat dan bahan sebelum digunakan dan pastikan semua
alat dan bahan dalam keadaan baik !
3. Bacalah gambar denah rumah tinggal sederhana seperti pada
contoh Gambar 3 dengan teliti !
4. Buatlah analisis kebutuhan bahan/komponen instalasi penerangan !
5. Hitunglah perkiraan kebutuhan jumlah titik lampu !
6. Hitunglah perkiraan kebutuhan jumlah saklar !
7. Hitunglah perkiraan kebutuhan jumlah kotak kontak !
8. Hitunglah perkiraan kebutuhan jumlah rol kabel !
10


Gambar 3. Denah Instalasi Listrik
Lembar Latihan
Buatlah denah instalasi gedung atau rumah bertingkat seperti pada
Gambar 4. Buatlah anggaran biaya serta kebutuhan bahan instalasi yang
meliputi :
a. Jumlah saklar
b. Jumlah stop kontak
c. Jumlah panjang kabel penghantar
d. Panel hubung bagi berikut isinya
e. Harga masing-masing komponen/bahan
f. Harga pemasangan pertitik
g. Biaya pelaksanaan pekerjaan
h. Biaya tenaga kerja dan upah
i. Biaya keseluruhan instalasi beserta jaringan instalasi listriknya
11


Gambar 4. Denah Rumah Tinggal
12























LEMBAR EVALUASI
Pertanyaan
Buatlah denah instalasi gedung atau rumah bertingkat seperti pada
Gambar 5. Buatlah anggaran biaya serta kebutuhan bahan instalasi yang
meliputi :
a. Jumlah saklar
b. Jumlah stop kontak
c. Jumlah panjang kabel penghantar
d. Panel hubung bagi berikut isinya
e. Harga masing-masing komponen/bahan
f. Harga pemasangan pertitik
g. Biaya pelaksanaan pekerjaan
h. Biaya tenaga kerja dan upah
i. Biaya keseluruhan instalasi beserta jaringan instalasi listriknya
500
375
375
R.Tidur
R.Tidur
300
375
375
R.Tamu
R.Tamu
WC
150
375
375
R.Makan Dapur
300
250
250
Gambar 5. Denah Rumah Tinggal
13

Kriteria Kelulusan
No Kriteria Skor
(1-10) Bobot Nilai Keterangan
1 Aspek Kognitif 2
2 Kebenaran
2
rangkaian
3
Langkah kerja dan
Syarat lulus :
kecepatan kerja 2
Nilai minimal 70
4
Perolehan data
analisis data dan
3
interpretasi
5 Keselamatan Kerja 1
Jumlah Nilai
14

DAFTAR PUSTAKA
P. Van Harten, E. Setiawan, 1998,
Instalasi Arus Kuat. Jilid I dan II
.
Penerbit Bina Cipta. Bandung.
Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000).
Penerbit Yayasan
PUIL. Jakarta.
Sudarto. 1987.
Teknik Perencanaan dan Pemasangan Instalasi Listrik
.
Penerbit Karya Remaja. Bandung.
15

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar